Selasa, 14 November 2017

6 Gunung Pendek Untuk Pemula

Jawa Timur , merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki komplek pegunungan yang memiliki rata-rata ketinggian di provinsi lainnya. Bentang alam Pegunungan yang dimiliki Jawa Timur begitu beragam. Terutama pegunungan yang merupakan bagian dari busur kepulauan gunung api aktif dan tidak aktif (Ring Of Fire) yang membentang dari ujung utara Pulau Sumatra hingga ujung utara Pulau Sulawesi.
berikut ini gunung yang wajib kamu daki untuk kalian pendaki pemula 
1. Gunung BROMO (2.392 MDPL)
Gunung Bromo mungkin memang tergolong mainstream di kalangan wisatawan dan pendaki, soalnya Gunung ini memang minim tantangan; sangat mudah untuk melongok kawahnya atau menikmati panoramanya saat matahari terbit di Bukit Pananjakan. Tapi, justru itulah Bromo disukai; karena gunung ini, semua orangbisa menikmati panorama gunung berapi, salah satu panorama luar biasa yang ditawarkan alam kepada kita.



Gunung Bromo yang terletak di 2.392 mdpl ini terletak di empat kabupaten, yaitu Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Saat menuju kawah Bromo, kamu akan melewati lautan pasir yang sangat luas–tentunya lebih greget kalau ditelusuri dengan jalan kaki, hehehe. Gunung Bromo juga dianggap suci oleh suku Tengger, di mana mereka melakukan ritualYadnya Kasada tiap tahun.
2. GUNUNG IJEN (2.443 MDPL) 

Gunung Ijen (2.443 mdpl) yang terletak di Banyuwangi ini memang jadi selalu incaran para pendaki. Soalnya, hanya di kawah Ijen kamu bisa menemukan keunikan alam berupa blue fire alias api biru yang fenomenal. Fenomena alam ini konon cuma satu-satunya di dunia, makanya gak heran kalau wisatawan dan pendaki dari luar negeri pun rela jauh-jauh kemari demi melihatnya.


Untuk mencapai kawah yang jadi daya tarik utamanya, kamu bisa meluncur dari Banyuwangi atau Bondowoso untuk menuju Pos Paltuding, titik start pendakian Ijen. Meski medannya cukup curam, kamu bisa sampai di puncak dalam 2,5 jam, makanya gunung ini cocok buat pendaki pemula. Di atas sana, kamu juga akan menjumpai sejumlah penambang belerang yang dengan gigih mengangkut beban puluhan kilo setiap harinya.
3. GUNUNG KELUD  (1.731 MDPL)
Gunung Kelud yang terletak di perbatasan Kediri dan Blitarini memang kecil-kecil cabe rawit. Setelah erupsi dahsyat 2014 lalu, kini pendakian menuju kawah Kelud sudah bisa dinikmati kembali, baik melalui Kediri maupun Blitar. Kalau kamu menginginkan tantangan untuk menikmati pesona Gunung Kelud, sebaiknya kamu mendaki dari basecamp desa Tulungrejo di Blitar, soalnya kalau dari Kediri cenderung ke wisata.


Dari Desa Tulungrejo, kamu bisa melakukan pendakian selama kurang lebih 4-6 jam melewati tiga pos sebelum akhirnya sampai ke puncaknya. Dari pos tiga, sisa-sisa dampak letusan begitu nampak. Siapkan air yang cukup ya, soalnya di dekat kawah suhunya panas banget, apalagi di gunung ini gak ada sumber air.
4.  GUNUNG ARJUNO (3.339 MDPL) DAN GUNUNG WELIRANG. (3.156 MDPL)
Terletak di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Mojokerto, ada dua puncak gunung yang bisa kamu jamahi sekaligus, yaitu Gunung Arjuno (3.339 mdpl) dan Gunung Welirang (3.156 mdpl). Keduagunung ini memang bersebelahan, apalagi puncak Arjuno berada disatu punggungan yang sama dengan Welirang.



Ada empat jalur yang bisa kamu lalui untuk menjamahi kedua gunung ini, yaitu jalur Tretes, Lawang, Purwosari, dan dari kota Batu. Tiap jalur punya daya tariknya sendiri. Tretes, misalnya. Meski jalur ini berat, tapi punya sumber air yang melimpah. Terlebih, kamu juga bisa berjumpa dengan para penambang belerang Gunung Welirang.

5.  GUNUNG PENANGGUNGAN (1.653 MDPL) 
Gunung Penanggungan yang tingginya 1.653 mdpl ini masih satu kluster dengan Gunung Arjuno-Welirang. Meski tak seberapa tinggi, puncaknya yang disebut puncak Prawita selalu menjadi incaran para pendaki.


Tak cuma memiliki beberapa jalur yang menantang, gunung ini juga memiliki nilai sejarah yang penting, apalagi dengan ditemukannya ratusan situs percandian Hindu-Buddha di sekujur lerengnya, mulai dari kaki sampai mendekati puncak. Jalur yang paling populer dan mudah bisa kamu jalani lewat Tami Ajeng. Dengan mendaki selama kurang lebih 4 jam, kamu sudah sampai di Puncak Bayangan di mana kamu bisa mendirikan tenda.Kawasan ini hanyaberjarak sekitar 20 menit dari puncak.


6. GUNUNG BUTAK (2.868 MDPL) 
Gunung Butak mungkin memiliki ketinggian yang cukup ideal untuk didaki, namun masih jarang pendaki yang memiliki gunung ini sebagai target pendakian mereka. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya informasi yang tersedia. Padahal pemandangan yang disediakan gunung ini tak kalah indah. Dan pilihan jalur pendakian juga tak sedikit. Dari puncak Butak kita bisa melihat puncak gunung Arjuno, Welirang dan Mahameru.



Untuk mendaki gunung butak bisa lewat beberapa jalur yaitu jalur kebun teh Sirah-Kencong – Blitar [7-8 jam], jalur dari bukit Panderman. Batu – Malang [7-8 jam] -jalur Desa Gadingkulon, princi. Dau – Malang [5-6 jam] -jalur gunung Kawi Kepanjen, [12 jam]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar